Tampilkan postingan dengan label CATATAN ANAK SEKOLAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CATATAN ANAK SEKOLAH. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Januari 2018

ANALISA FOTO VTIC (SARAWAK, MALAYSIA) VERSI WANDA


Assalamu'alaykum Wanda Lovers  maksudnya para blogger yang mungkin sekarang sedang galau, resah, gelisah, gundah, merana. Daripada kita bergalau-galau ria, mendingan baca posting-an kali ini.

Tulisan ini agak berbeda dari sebelumnya, di mana setiap kisah yang diceritakan berasal dari analisa foto yang diambil ketika sedang mengabdi menjadi guru bagi anak-anak buruh imigran Indonesia di negeri tetangga. Penasaran dengan kisahnya??? Yuk ah




Kita mulai dengan foto yang pertama. Foto tersebut di ambil saat hari pertama mengajar di kelas. Kondisinya satu ruang kelas dipergunakan untuk tiga tingakatan sekolah. Satu ruang kelas berisi siswa kelas 1, 2 ,dan kelas 3. Satu ruang kelas lainnya diperuntukkan kelas 4,5,dan kelas 6. Sebenarnya masih ada 1 ruang kelas lagi, namun belum tersedia bangku. Hari pertama diisi dengan perkenalan dan pembagian jadwal piket beserta tugas-tugasnya. Mereka sangat antusias mencatat jadwal piket loh :)




Foto di atas di ambil di hari ke dua kita datang ke lokasi tersebut. Ada Pak Woto dengan Mba Dita yang sedang asyik berbincang-bincang tentang kondisi orang-orang Indonesia di sana. Pak Woto adalah pekerja di sana yang merupakan penduduk Indonesia asli tepatnya dari Jawa Tengah. Selain bekerja di negara tetangga sebagai buruh kelapa sawit, beliau-pun adalah satu-satunya guru di sana sebelum datanya kami para cikgu-cikgu muda :) Beliau adalah pahlawan pendidikan yang sejati. Di tengah kesibukannya bekerja, beliau tetap memikirkan nasib pendidikan anak-anak Indonesia di sana. Beliau-lah yang mendidik seluruh anak-anak di sana mulai dari kelas 1 SD sampai kelas 6 SD di dalam rumahnya yang kecil. Luar Biasa :)

Sosok wanita yang satunya lagi adalah Mba Dita, teman satu tim yang berasal dari UGM. Beliau asli Sumatra sehingga beliau sedikitnya menguasai bahasa melayu. Beliau sangat penyayang, tidak hanya pada anak-anak, beliau juga sangat menyayangi kucing-kucing. Hehe



Begitulah kondisi kelas 1, 2, dan kelas 3. Wanda dan Mba Dita 
bertugas menjadi guru di kelas tersebut. Jumlah mereka sekitar 60 anak dengan beragam karakter. Bisa bayangkan betapa bisingnya mereka jika sudah mulai bosan belajar :( 

Sedangkan Mas Hera yang berasal dari Cirebon bertugas menjadi guru bagi kelas 4,5,dan kelas 6. Kami satu tim yang terdiri dari 3 orang guru (Wanda, Mba Dita, dan Mas Hera)




Foto berikutnya adalah suasana kelas Mas Hera yang terdiri dari kelas 4,5,dan kelas 6. Kondisinya jauh lebih kondusif dibandingkan kelas di bawahnya. Jumlah siswanya-pun lebih sedikit. Mereka semua memang belum memiliki seragam merah putih dan seragam sekolah lainnya. Sehingga mereka bebas menggunakan baju ke sekolah.




"Kenalkan kaka-kaka, namaku Brian. Aku murid yang paling lucu dan paling digemesin sama Bu Wanda" 

Hehehehe......Iya benar. Brian ini anak yang paling bisa bikin ketawa Bu Wanda karena pipi bakpawnya. Iiiiiihhh...gemechh



Oh iya, Wanda juga mengajar IPA di kelas 4,5,dan kelas 6 loh... Waktu itu Wanda percobaan telur melayang. Mereka sangat antusias lohhh:)







Tidak hanya telur melayang, kita juga buat percobaan menanam kacang hijau dengan media tanam berupa kapas. Mereka sangat menikmati percobaan IPA . Mereka sangat pintar-pintar loh khususnya dalam matapelajaran matematika. Mau tau kenapa?? Karena mereka terbiasa menghitung uang ringgit. hehehehe




Ini-lah dia fantastic four  ke- empat murid yang hiperaktif di kelas. Karena tingkah mereka sangat berlebihan di hari itu, maka mereka diberi hukuman dengan sholat dhuha. MasyaAllah mereka Insyaf semua kayaknya paska sholat:) Insyaf untuk sekian detik saja-_- setelah itu mereka berulah lagi :( 




Anak-anak di sana paling suka kalau diajak selfie hehehe. Jiwa narsis itu telah mendarah daging sepertinya...hehehe
Terlihat panas sekali ya di sana :( 



Itu adalah salah satu media belajar milik Pak Woto dari sekian media belajar lainnya yang telah beliau buat sendiri. Beliau kece abis deh....Semangat mendidiknya itu lohhhhhhh

Foto tersebut juga sekaligus menjadi penutup dari posting-an kali ini. Sebenarnya foto-fotonya banyak, tapi karena handphone sempat rusak dan sebagian besar foto ikut terhapus. Jadi, yasudahlah ya....


Semoga tetap bisa menginspirasi walaupun harus ke negeri tetangga. Mereka tetap garuda-garuda kecil bangsa. Mereka adek-adek kita. Jika bukan kita yang peduli terhadap mereka. Maka siapa lagi???

Terimakasih kepada pihak  Yayasan VTIC yang telah memberikan kesempatan kepada saya pribadi untuk menjenguk adik-adik saya di sana. Semoga mereka segera bisa mendapatkan hak-hak pendidikan di Bumi Ibu Pertiwi yaitu rumah kita bersama :)




-Wanda Amelia Rahma-





Minggu, 24 Desember 2017

TIPS DAN TRIK ASSESMENT ONLINE VERSI WANDA

Assalamu’alaykum blogger… 

Halloo Wanda Lovers  People. Rasanya blog ini sudah agak berjamur karena kurang perhatian dari si pemilik blog L

Tapi tenang saja, kali ini akan di posting beberapa tulisan berfaedah sebelum pada akhirnya blog ini akan mengalami hibernasi kembali.

Aduuhhhh…mulai kaku lagi nih mau nulis sesuatu. Semoga tangannya saja yang kaku, tapi hati tetap open ya…(apaan sih Wanda -_-)

Okay deh, setelah posting-an kemarin tentang bagaimana sih seleksi adiminstrasi LPDP. Maka tulisan kali ini-pun masih seputar seleksi LPDP wa bil khusus terkait seleksi Assesment Online. Setelah dinyatakan lolos pada tahap seleksi administrasi, maka tugas kita selanjutnya adalah menaklukan seleksi Assesment Online.




Seleksi Assesment Online baru pertama kali diadakan saat Batch 1 seleksi LPDP DN (Dalam Negeri) tahun 2017. Jujur, diri ini sedikit kebingungan juga karena tidak ada tempat atau refrensi untuk bertanya seputar seleksi ini dari pendaftar sebelumnya. Beruntungnya, beberapa kaka tingkat seperti Ka Vania Zulfa dan Ka Dimas yang sudah sangat sabar merespon bawelnya Wanda selalu menenangkan diri dengan mencoba memberi gambaran. Assesment Online adalah sebuah seleksi psikologi dimana pihak LPDP ingin mencari Awardee yang memiliki kepribadian sesuai dengan harapan LPDP. Bagaimana caranya kita mengetahui kriteria kepribadian yang LPDP inginkan? Hal tersebut bisa dilihat dari visi misi LPDP. "Leadership skill"

#Bagaimana teknis pelaksanaan seleksi Assement Online?

Yups, seleksi ini dilaksanakan secara online sesuai dengan namanya “Assesment Online”. So, kelancaran internet menjadi syarat sukses melalui seleksi ke-dua LPDP. Waktu pelaksanaan yang diberikan LPDP hanya 1 hari saja. Pihak LPDP akan memberikan link untuk Assesment Online dan dikirim ke email masing-masing. Rentang waktu untuk membuka link dan menjawab pertanyaan hanya 1 hari dan link tidak bias diakses di kemudian hari. Rajin membuka email setiap hari selama seleksi LPDP menjadi kebiasaan yang wajib dirutinkan agar tidak tertinggal informasi-informasi penting. Ketika link sudah dibuka, akan muncul berbagai pernyataan-pernyataan seputar kepribadian. Tidak ada jawaban yang salah atau benar, pada seleksi ini semua jawaban yang kita pilih adalah yang sesuai dengan kepribadian diri kita. Setelah itu, mesin akan menganalisis semua jawaban-jawaban kita dan menghasilkan beberapa kesimpulan seputar kepribadian kita. Kesimpulan tersebut yang akan dibaca oleh pihak LPDP, apakah sesuai dengan kriteria LPDP atau belum sesuai. Allahu A’lam. Teknis soal yang diberikan adalah berupa pernyataan –pernyataan dan kita diminta memilih kolom:

a      Sangat Setuju
      Setuju
c    Ragu-Ragu
d   Tidak Setuju
e    Sangat Tidak Setuju

Contoh pernyataan:

Percaya bahwa ada sesuatu kekuatan besar yang mengatur dan menguasai kehidupan kita yang tidak bisa sepenuhnya bisa dijangkau oleh akal manusia. (kalimat tersebut hanya gambaran kasar yang penulis coba contohkan)

Dari pernyataan tersebut maka apakah kita Sangat Setuju, Setuju, Ragu-Ragu, Tidak Setuju, Sangat Tidak Setuju.

Terkait jumlah pernyataan sebenarnya penulis sedikit lupa, kira-kira ada 200-an soal sepertinya dalam waktu kurang lebih satu jam. Mungkin yang masih ingat jumlah pernyataaan saat seleksi Assesment Online bisa berikan komentarnya. Terkait bahasa yang digunakan sesuai jenis LPDP yang didaftar, jika mendaftar di LPDP Dalam Negeri maka seluruh pernyataan disajikan menggunakan bahasa Indonesia. Apabila mendaftar di LPDP Luar Negeri maka pernyataan disajikan menggunakan bahasa Inggris.

Link untuk mengakses Assesment Online hanya bisa diakses 1 kali saja, sehingga kondisi komputer/laptop dan internet harus dipastikan benar-benar ready dan stabil ya…

#Tips dan Trik sukses Assesment Online Versi Wanda

1.   Pastikan kondisi laptop dalam keadaan yang baik, jika kondisi laptop bermasalah maka coba meminjam laptop teman yang kondisinya baik, atau di warnet juga bisa. 

2.  Kondisi internet harus stabil. Saya sendiri dulu sengaja mengakses link tersebut pada pukul 02.00 dini hari dengan alas an karena pada jam tersebut pengguna internet lebih sedikit sehingga kondisi internet sangat kencang. Pastikan kuota yang dimiliki tidak dalam keadaan sekarat. Apabila memiliki kendala dalam hal kuota, maka bisa pergi ke tempat yang memfasilitasi wifi gratis. Hehe..(biasanya mahasiswa hafal betul lokasi-lokasi yang menyediakan wifi gratis )

3.    Berdo’a menjadi hal sakral yang  wajib dilakukan sebelum melalui seleksi ini. Karena kita tidak pernah tau apa yang akan terjadi saat proses seleksi, akan lebih baik kita meminta kelancaran dan kemudahan kepada Sang Pemilik Alam Semesta terlebih dahulu. Perbanyak niat-niat kebaikan sebelum mengerjakan soal. InsyaAllah Allah akan bantu bagi hambanya yang memiliki niat baik.

4.   Menghindari memilih kolom ”Ragu-Ragu”. Menurut Wanda, menjawab kolom ragu-ragu membuat kita seperti tidak memiliki keyakinan yang pasti dan terlihat labil. Jadi cobalah pilih sesuatu yang jelas, jika setuju maka pilih setuju atau sangat setuju, apabila tidak setuju maka pilih kolom tidak setuju atau tidak sangat setuju.

5.    Menjawab dengan jujur. Karena kita mengetahui bahwa hasil dari tes psikologi ini akan disesuaikan dengan karakter yang LPDP harapkan. Sehingga kadang kala kita tidak menjawab pernyataan tersebut sesuai dengan karakter kita. Hasil dari tes psikologi ini tentu akan dilihat kebenarannya saat tahap seleksi wawancara.

6.  Menjawab dengan konsisten. Akan ada pernyataan yang sama yang diulang kembali pada pernyataan berikutnya. Awal mulanya saya berfikir apakah si pembuat pernyataan sudah kehabisan kata-kata sehingga mengulan pernyataan yang sama. Akan tetapi setelah saya analisis, rasanya kemungkinannya kecil jika karena hal itu. Pastilah hal ini memang sudah disetting  seperti ini untuk melihat konsistensi kita dalam menjawab. Maka coba ingat-ingat tadi kita menjawab apa pada pernyataan yang sama di sebelumnya, dan pilih dengan jawaban yang sama pula apabila pernyataan tersebut diulang untuk ditanyakan. Paham kan ya maksudnya? Hehehe

7. Membaca kata dalam pernyataan dengan teliti. Membaca dengan teliti agak mengindarkan diri kita dari kesalahan memahami maksud pernyataan.

8.  Setelah selesai ucapkan hamdalah dan bertawakal kepada Allah SWT. Setelah kita berusaha dengan maksimal, maka biarkan takdir dan rahmat Allah yang bereaksi di langit. J

Setelah berdiskusi dengan beberapa Awardee LPDP, ternyata pada tahap ini banyak sekali yang dinyatakan tidak lulus. Saya sendiri dulu berfikir, bahwa pada tahap ini akan banyak yang lulus. Ternyata beberapa senior saya gugur di medan perang Assesment Online. So, jangan pernah menyepelakan sesuatu. Tetap berikan persiapan terbaik di setiap tahapan seleksi LPDP. Libatkan Allah SWT di setiap seleksi. Deketin Allah terus, curhat deh sama Allah bahwa tujuan saya mendaftar LPDP untuk bla..bla..bla…bla… Jika segala tujuan kita berupa kebaikan, maka Allah beserta seluruh Alam semesta akan membantu mewujudkannya. Yakin !





Selasa, 19 Desember 2017

SELEKSI ADMINISTRASI LPDP VERSI WANDA






Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan beasiswa paskasarjana yang sudah ramai diperbincangkan. Ketika masih duduk di bangku semester awal perkuliahan tahun 2013, nama beasiswa ini belum begitu banyak diperbincangkan. Namun kini, dengan semakin bertambahnya lulusan awardee LPDP , maka informasi mengenai beasiswa pendidikan LPDP sudah tersebar meluas ke seluruh penjuru Ibu Pertiwi. Postingan  ini dibuat sebenarnya untuk membagikan pengalaman pribadi dalam mengikuti proses seleksi beasiswa LPDP. Apabila teman-teman ingin mengetahui lebih jelas terkait LPDP maka bisa kunjungi www.lpdp.kemenkeu.go.id/

Saya sendiri termotivasi mengikuti seleksi penerima beasiswa LPDP karena termotivasi dari kaka senior Universitas Negeri Jakarta yang berhasil kuliah Magister Paskasarjana baik di dalam negeri maupun luar negeri. Menjadi mahasiswa bidikmisi ketika jenjang sarjana membuat diri ini terpacu agar bisa melanjutkan studi magister dengan jenis beasiswa yang sama yaitu LPDP. Ketika masih duduk di semester 6 perkuliahan, sudah aktif mencari info lebih detail terkait LPDP baik ke orang lain atau melalui elektronik. Segala persyaratan mulai dicicil satu per satu, diperkuat dengan masuknya Wanda ke group Whatsapp "Persiapan seleksi LPDP" yang dibuat oleh Ka Dimas. Ka Dimas kini sedang kuliah S2 Psikologi Universitas Indonesia. Pada group tersebut sangat membantu dalam mempersiapkan berkas.

Okay, kita langsung ke bagian inti seleksi administrasi LPDP. Kunci lolos tahap awal ini adalah benar-benar melengkapi berkas-berkas yang diminta pihak LPDP dengan benar. Pada postingan ini berkas yang dishare adalah berkas untuk beasiswa LPDP AFIRMASI. Terdapat beberapa perbedaan antara dokumen LPDP AFIRMASI dan REGULER. Adapun berkas-berkasnya LPDP AFIRMASI:

a.    Ijazah

b.    Hasil Lab Bebas Narkoba
Tes bebas narkoba dilakukan di Rumah Sakit Pemerintah Daerah atau Klinik Pemerintah Daerah.

c.     Surat Keterangan Sehat
Tes bebas narkoba dilakukan di Rumah Sakit Pemerintah Daerah atau Klinik Pemerintah Daerah.  Biasanya tes dilakukan berbarengan dengan tes bebas narkoba. Kisaran harga untuk ke dua tes tersebut adalah 250.000 rupiah. Terkait harga relatif, tergantung rumah sakit yang dituju. Adapula yang mencapai 700 ribu rupiah untuk ke dua tes tersebut.

d.    Esai “Kontribusi bagi Indonesia”
(Bisa download di bawah)

e.    Esai “Sukses terbesar dalam hidup”

f.     Rencana Studi

g.    Surat Rekomendasi

h.  Sertifikat TOEFL. Skore minimum untuk beasisiwa afirmasi adalah 400 sudah lolos.

i.     KTP

j.     Sertifikat

k.    SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu)

l.     Slip gaji orang tua

m.  Surat keteranga alumni bidikmisi

n.    Surat keterangan listrik

o.    Surat pernyataan belum bekerja

p.    Surat pernyataan beasiswa afirmasi


Untuk dapat mengakses file dokumen di atas maka klik link di bawah ini:



Hal yang terpenting dari setiap dokumen adalah niat baik dari calon penerima beasiswa LPDP dahulu harus  diucapkan dan diyakini dengan sungguh-sungguh. Apabila kita yakin melakukan sesuatu yang diniatkan untuk kebaikan maka seluruh alam semesta akan  membantu mewujudkannya. 

-Wanda Amelia Rahma-


Minggu, 17 Desember 2017

IMPIAN KE-64 (LPDP)


                  (Sumber Gambar: http://scontent-sea1-1.cdninstagram.com)


Nikmat mana lagi yang mau kamu dustakan?

Teringat masa-masa sulit ketika duduk di bangku SMA. Masa di mana diri ini tidak seutuhnya merasakan manisnya dunia remaja. Gadis yang merasa hidupnya dipermainkan sempat berucap pada alam semesta, “Wanda hanya ingin Ayah sembuh, sudah itu aja kok, enggak minta yang lain” do’a-ku spontan saat sudah pesimis melihat kondisi hidup.

Waktu berjalan begitu cepat hingga tak terasa sudah berapa kerikil dan batuan lainnya yang sudah terlewati. Gadis yang sebenarnya manja ini hanya tertawa haru saat melihat daftar 201 impian “Wanda Amelia Rahma” yang semakin hari sudah banyak coretan menandakan semakin banyak yang terwujud. Padahal, dulu hanya minta ayah sembuh saja. Tapi Allah Maha Baik lagi Maha Penyayang. 201 Impian yang terlihat kurang masuk akal ini-pun tak luput dari perhatian Allah. Ini semua karena Allah.

“Dapat melanjutkan S2 Ilmu Kimia melalui beasiswa LPDP tahun 2017” begitulah kiranya kalimat yang tertera dalam kertas yang menempel di lemari kamar kos. Kalimat tersebut berada di urutan ke-64 dan ditulis saat duduk di duduk di bangku SMA kelas 10 dan direvisi kalimatnya saat semester 7 di bangku perkuliahan. Gadis yang pernah mengalami kondisi pilihan kalau tidak bisa kuliah ya berarti kerja, mahasiswa yang pernah mendapatkan skore terkecil di matakuliah kalkulus, mahasiswa yang sempat diragukan oleh pihak interviewer apakah akan kuat kuliah S1 jurusan kimia dan diminta pindah ke fakultas bahasa, dan sederetan kelemahan-kelemahan lainnya yang membuat diri ini menjadi manusia yang tidak pernah diperhitungkan.

Tapi begitulah kiranya Allah menolong hambanya yang mau berusaha, yang memiliki niat-niat baik di setiap impiannya serta bersabar. Tentu yang namanya kesedihan dan masalah akan ditemui di setiap sudut kehidupan, yang membedakan apakah kita melalui masalah tersebut dengan Allah atau tanpa Allah. Masalah yang dilalui karena Allah selalu berbuah manis, memiliki akhir cerita yang indah, dan selalu ada pelangi setelah hujan.


Beberapa postingan berikut ini akan berbagi cerita terkait proses dari awal hingga akhirnya Allah ijinkan menjadi bagian dari penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Sejujurnya cerita ini tidak berjalan mulus layaknya jalan tol masa kini, begitu banyak pertolongan Allah yang hadir di dalamnya. Secara logika dan perhitungan manusia, diri ini memiliki kemungkinan besar tidak lolos. Akan tetapi, Allah yang berkuasa. Entah do’a siapa yang berhasil menembus ke langit, mungkin do’a Ibu, ayah, keluarga bahkan mungkin do’a dari teman-teman.

Penasaran???
Okay, bismillah
Tunggu postingan selanjutnya




Senin, 20 Juni 2016

MANAJEMEN ISU DAN OPINI PUBLIK, REKAYASA SOSIAL DAN KONTRA INTELIJEN

Assalamu'alaykum wr.wb

Hallo guys. Sudah lama rasanya tak merangkai kata lagi di blog ini. Semoga blog ini gak baper ya sama pemilik blog karena kurang dapat perhatian. Hehe

Oh iya, kali ini penulis ingin sharing ilmu yang diperoleh dari PKMU( Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa UNJ) Part 1. Pelatihan Kepemimpinan ini memanglah berjenjang dari tingkat jurusan, fakultas dan universitas. Selalu ada ilmu baru yang diperoleh dari pelatihan kepemimpinan. Semoga sharing kali ini bermanfaat ya guys...

Check this out...

"Manajemen Isu dan Opini Publik oleh M.Tri Andika Kurniawan"

Pada awal materi, pembicara yang merupakan Dosen di Universitas Bakrie ini sharing pengalaman beliau selama menjadi aktivis kampus. Pengalaman beliau sebagai ketua BEM UI 2007 ini sangat memotivasi kami sebagai aktivis kampus.

Di awal penjelasan, beliau memaparkan bahwa opini berbeda dengan fakta. Opini hanyalah sebuah pendapat yang tidak bisa dijadikan asas kebenaran karena di  dalamnya tidak terdapat data yang valid. Berbeda halnya dengan fakta yang didasarkan atas data yang valid dan dapat dijadikan asas kebenaran. Akan tetapi kita tidak bisa menyepelekan sebuah opini, apalagi opini publik. Why?? Ternyata masyarakat kita lebih tertarik dan percaya akan presepsi publik yang didasari atas sebuah opini publik. Contoh kasus dalam negeri, banyak tokoh negara yang telah terbukti bersalah di hadapan hukum, namun masih memiliki banyak simpatisan karena mereka tidak percaya dengan hukum yang dijatuhkan kepada tokoh tersebut. Masih banyak presepsi publik yang mengatakan bahwa beliau tidak bersalah, dan hal itu diyakini oleh sebagian besar masyarakat. Kasus tersebut menginformasikan bahwa terkadang presepsi mampu mendahului hukum. Selain opini mampu mendasari presepsi publik yang sewaktu waktu bisa mendahului hukum, opini juga bisa menjadi evaluasi atau  judgment. So, opini publik bisa menjadi senjata dalam memanjemen isu. 

Sempat menyinggung istilah publik. For information, publik berbeda dengan massa. Publik adalah kelompok massa yang tercerdaskan. Sedangkan massa adalah sebaliknya. Publik juga lebih solid dari massa. Berarti diskusi yang seringkali mahasiswa lakukan dengan sekelompok mahasiswa lainnya dimana setiap mahasiswa tersebut saat diskusi telah memahami maksud dan tujuan dari diskusi maka dikatakan bahwa sekelompok mahasiswa tersebut telah melakukan diskusi publik. Hasil dari diskusi tersebut bisa dijadikan opini publik. 

Pak Andika yang merupakan lulusan S1 Universitas Indonesia jurusan ilmu politik memaparkan elemen dari opini publik, yaitu:
1. Terdapat isu
2. Publik dan Isu
3. Pembelahan posisi publik
4. Muncul opini
5. Pelibatan aktor publik

Adanya aktor publik ini menjadi elemen yang strategis. Apalagi jika aktor publik ini bisa menarik perhatian lebih masyarakat dan menguatkan opini publik. Akan tetapi terdapat beberapa kelemahan dari opini publik.Opini publik mampu menciptakan suasana hiperrealitas ( membaurkan) yaitu terlihat membaur atau mencampur antara rekayasa dan fakta, fantasi dan realita, masa lalu dan masa kini. Oleh karena itu dikatakan berhasil suatu opini publik apabila orang lain tidak bisa membedakan lagi mana rekayasa dan fakta.

Kelemahan yang lainnya yaitu bisa menimbulkan terjadinya spiral of si lence. What is the meaning of spiral of silence???Spiral of silence ialah kelompok minoritas yang tidak bisa mengungkapkan pendapatnya. Misalnya di kelas sebagian besar lebih condong ke opini A. Maka beberapa mahasiswa yang tidak sesuai dengan opini tersebut cenderung akan diam saja dan tidak berani mengungkapkan pendapatnya. Karena merasa menjadi minoritas di kelas tersebut. 

Selain itu ada pula, dampak dari opini publik, yaitu:
1. Inflasi informasi 
2. Disinformasi ( tidak mendalam dalam menggali informasi)
3. Depolitisasi ( isu pinggiran lebih mendominasi dari isu utama)
4. Banalitas informasi (junk information)
5. Hipermoralitas (hilangnya batas-batas moral)

So, kita mulai semakin paham bahwa opini publik bisa menjadi strategi jitu dalam memanajemen isu. Jangan sepelekan kekuatan opini publik. Namun, opini tersebut harus dibuat dengan sebaik-baiknya agar dampak negatif dari opini publik dapat diminimalisir. Misalnya dalam mencari informasi untuk opini publik usahakan tetap mendalam , jangan asal asalan yang dapat menyebabkan disinformasi. 
Semangat guys....
Hidup mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!


~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Tidak hanya materi dari Pak Andika. Pada pkmu part 1 ini terdapat 3 materi dari pembicara kece loh. Pada materi yang kedua yaitu berjudul " Rekayasa Sosial oleh Pak Jonru"

Dalam merekayasa sosial berarti kita melakukam strategi jitu yang telah dipersiapkan matang untuk mengubah sesuatu kondisi yang tidak baik menjadi baik. Wah....mulia sekali ya:)

Siapa yang mampu mengubah suatu kondisi yang buruk menjadi baik???
"Pemimpin"
Pemimpin saja ya?? Saya bukan pemimpin tuh??? Bagaimana??
"Kita itu pemimpin.
Bukankah kita diciptakan ke bumi sebagai khalifah??"

Apalagi posisi kita sebagai mahasiswa yang merupakan orang terpelajar yang mengemban kewajiban untuk mengubah kondisi yang belum baik menjadi baik . Hal itu merupakan implementasi dari ilmu yang telah kita peroleh guys. Apalagi salah satu fungsi kita sebagai Agent of Change yang apabila diperinci terdiri dari power, leadership, mentality dan morality.

Power ini ialah kekuatan yang dapat kita jadikan senjata dalam merekayasa sosial. Jabatan, uang, ilmu, pemikiran,keahlian, informasi, karya, inovasi, teknologi, prestasi, pengabdian, kharisma termasuk dari power.

Sedangkan leadership merupakan kemampuan kepemimpinan. Kemampuan tersebut ada yang merupakan bakat alamiah , bisa juga dipelajari, dilatih dan juga pengalaman.

Mentality juga penting sebagai senjata yang terdiri dari percaya diri, pantang menyerah, disiplin , konsisten dan semangat. Hal tersebut sangat baik untuk kehidupan kita yang dapat menguatkan karakter kepribadian kita. Jika pribadi sudah baik, maka akan mudah menjadi teladan dan diterima baik oleh masyarakat. Jika sewaktu waktu ingin merekayasa sosial , akan jauh lebih mudah.

Apabila mentality lebih untuk membangun kepribadian diri kita sendiri. Sedangkan morality sikap yang ditujukan untuk orang lain yaitu cinta, kepedulian, akhlak, pengabdian, tanggung jawab dan kejujuran.

Oleh karena itu, kita sebagai mahasiswa yang telah dianugerahi kesempatan untuk mengenyam pendidikan di perguruan tinggi perlu bersyukur dengan cara mengoptimalkan segala yang kita miliki untuk kebaikan. Statement terakhir dari pembicara yaitu
" With the great power comes great responsibility"

Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Materi yang ketiga ini tidak kalah kece dengan materi sebelumnya. " Bela Negara sebagai Strategi Kontra Intelijen" oleh Pak Moses Caesar Assa. 

Materi di awal dipaparkan terlebih dahulu suatu video yang di dalamnya terdapat contoh kontra intelijen. " Pearl Harbour" mampu membuat mata peserta tersapu dengan tayangan film yang menakjubkan dan penuh siasat. Do you ever hear about Pearl Harbour?? Sedikit mengulas materi sejarah saat SMA bahwa peristiwa tersebut ialah peristiwa keberhasilan Jepang meluluh lantahkan pangkalan militer angkatan laut terkuat Amerika. Secara teknologi, rasanya sulit jepang dapat menghacurkan Pearl Harbour yang kaya akan teknologi canggih. Amerika juga saat itu sudah mempunyai alat pendeteksi radar pesawat. Akan tetapi, sehebatapapun teknologi. Tetaplah human behind technology menjadi penggagas utama keberhasilan. Jepang dengan kegigihannya telah menyiapkan ratusan pesawat dengan torpedo yang dapat melaju dalam air. Informasi tersebut sudah diperoleh oleh penasihat Amerika yang menyelundup masuk ke Jepang sebagai warga negara asing. Ia mampu merepresentasikan kode kode negara Jepang . Dan diperoleh informasi bahwa Jepang akan menyerang Pearl Harbour. Informasi tersebut sudah coba ia utarakan ke pihak laksamana Amerika. Akan tetapi laksamana tersebut tidaklah percaya. Apalagi jarak Jepang ke Pearl Harbour sangatlah jauh. Sungguh sangat disia-siakan informasi tersebut.

Dan memang terbukti,bahwa Jepang pada dini hari menyerang Amerika di Pearl Harbour dimana pihak militer Amerika masih banyak yang tertidur pulas. Peristiwa tersebut mengagetkan Amerika yang belum melakukan persiapan apapun. Itulah hikmahnya bahwa waktu pengambilan keputusan sangat menentukan keberhasilan suatu kelompok. Hikmah besar lainnya jangan pernah menyepelakan kode kode tersirat dari pihak musuh. Bisa jadi, musuh yang kita anggap lemah telah memiliki rencana kuat untuk menghancurkan kita.Dalam kegiatan di kampus, kode kode tersebut bisa diperoleh dari radio, koran , internet yang disebut sebagai open source. 

Definisi dari kontra intelijen itu sendiri ialah pencegahan agar pihak musuh tidak mendapatkan informasi yang dapat membahayakan keamanan melalui penerapan siasat yang menggunakan metode yang bertentangan (kontra) dengan pihak musuh.

Misalnya, tidak ada yang mampu mengusik kesolidan dari lembaga kemahasiswaan kampus. Maka kita harus coba berfikir sebaliknya dengan menganalisis segala kode kode yang terdeteksi dengan tujuan melakukan upaya penjagaan keutuhan internal lembaga kemahasiswaan. 

Adapun prosedur kerja dalam kontra intelijen yaitu, mengunpulkan signal sebanyak banyaknya yang akan menjadi data. Data tersebut dianalisis hingga menjadi suatu informasi dan pengetahuan . Setelah itu barulah berfikir cara mengatasinya. 

Penting bagi kita menganalisis lebih dalam atas segala peristiwa yang telah lalu,masa kini, dan masa yang akan datang. Contohnya runtuhnya kerajaan terkuat negara ini  karena rapuhnya keutuhan internal dalam kerajaan itu sendiri, bukan dari serangan musuh. Sudah sepatutnya kita jadikan pembelajaran. Kemudian kita coba cocokkan dengan kondisi kita masa kini. Dan menganalisis kemungkinan ancaman yang akan terjadi di masa depan.

Pembicara yang merupakan staf ahli komisi 1 DPR ini mencoba merangsang mahasiswa untuk berfikir terkait pola perang-perang besar yang terjadi. Selama ini perang atau pertikaian besar antar negara berada di bagian timur, seperti Suriah, Mesir, dll. Ternyata setelah dianalisis, itu bukanlah perang antar agama. Namun perang energi.  Pihak negara Eropa merasa memiliki kepentingan besar kepada negara-negara timur tersebut. Negara -negara tersebut memiliki kandungan minyak bumi ( fosil ) yang banyak. Akan tetapi,karena proses pembuatan minyak bumi dari fosil butuh jutaan tahun lamanya. Maka minyak bumi tersebut akan habis ditambah lagi jumlah pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Diprediksi tahun 2056 minyak bumi dari fosil sudah habis. Setelah itu, dunia akan berubah menjadi biofuel ( dari nabati). Negara- negara yang kaya akan tanaman adalah negara yang terlewati garis ekuator karena terpapar matahari yang cukup. Salah satunya Indonesia. Ini merupakan ancaman besar bangsa ini. Dan melihat peristiwa runtuhnya kerajaan Sriwijaya karena urusan internal, maka dikhawatirkan ancaman untuk bangsa ini adalah pergolakan dari dalam bangsa ini. Perang senjata bukan lagi satu satunya cara. Perang pemikiran sudah dimulai sejak lama. Rasa nasionalisme kita mulai banyak yang ingin memudarkannya. Banyak contoh daerah yang ingin memerdekakan daerahnya. Dan pelopornya tidak lain adalah seorang pemuda.
Ini patut menjadi perhatian kita bersama. Pentingnya rasa nasionalisme, cinta tanah air dan bela negara perlu dipupuk terus menerus.

Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!


Wassalamu'alaykum wr.wb

-WAR-
(Wanda Amelia Rahma)
Kelompok 6 PKMU UNJ 2016

Kamis, 24 Desember 2015

FMIPA BANGKIT, BANGKIT FMIPA!!!

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaykum wr.wb

UNJ????? “ satu”






23 Desember 2015, moment indah nan syahdu berlapis duka. Diperlihatkan peristiwa sang anak yang sedang berupaya meminta haknya kepada ayahanda tercinta.

Diam tak selamanya bodoh, diam tak selamanya pasif, diam tak selamanya bukti kelemahan. Mungkin dunia begitu penasaran dengan diamnya kami. Dan lihatlah wahai ayahanda, Anakmu pun mampu bersuara!

Sakit tinggalah pilu, memeberi bekas kepedihan atas jawaban yang sebenarnya tidak kami harapkan. Awan hitam bak menyelimuti rumah kami, angin kedukaan seperti terus lalu lalang di sekitar kami. Bayangan kelam akan kehidupan akademik kami selanjutnya terus menghantui. Ya Allah ampuni kami…ampuni keluarga kami, ampuni kami semua Ya Rabb.

Bersyukur di tengah kepedihan?? Seperti hal yang mustahil terdengar. Mesti terlihat mustahil. Tapi sungguh itulah obat yang mujarab akan sakit ini. Perisitiwa ini sungguh indah walau berlapis air mata. Baru kulihat dengan jelas betapa kuatnya ikatan kekeluargaan kami (keluarga FMIPA UNJ) yang satu padu, membulatkan suara, bergerak satu demi kebaikan bersama. Masya Allah…23 Desember 2015 itulah buktinya. Ku dengar perbincangan dan diskusi dimana mana terkait hal ini. Di kantin, lorong kelas, di laboratorium dan di tempat yang lainnya. Saat satu bagian tubuh ini terluka, maka bagian tubuh lain pun secara spontan memberi respon terkait rasa sakit itu. Begitulah kiranya kuatnya ikatan kekeluargaan kami. Bukan hanya mahasiswa, semua warga FMIPA pun begitu merespon dengan cepat. Berbagai pemikiran begitu ditumpah ruahkan demi mencari solusi bersama. Kehangatan dan kesatuan berada dalam keluarga FMIPA pun menjadi kalimat syukur yang terus terucap.

Allah tunjukkan pada dunia, bahwa FMIPA SATU, UNJ SATU!

Anggaplah ini sebuah tantangan dari Sang Khalik untuk akhirnya mengangkat derajat kemuliaan fakultas ini. Kuda yang semakin kencang dipecut oleh pemiliknya, maka akan semakin meningkatkan laju kuda tersebut. Pisau yang semakin sering diasah akan semakin menajabkan pisau tersebut.

TAK PERLU KHAWATIR KAWAN!
Besedih sangatlah wajar, namun setelah itu berdirilah, bangkit, yakinkan diri. Bahwa Sang Khalik akan selalu membersamai kita. Dan setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan. Percaya bahwa akan ada hikmah besar dari peristiwa ini kelak. Tebarlah senyuman dimana mana, hapus awan hitam segera dari keluarga ini. Pasang kembali lampu terang ( senyuman) di keluarga ini. Kisah ini belum berakhir. Kisah anak yang terus bersabar menanti realisasi dari janji ayahandanya.

TERUSLAH BERPRESTASI, BUKTIKAN!
Buktikan pada dunia, bahwa keadaan ini tak mengurangi setetes pun semangat keluarga ini. Teruslah berkarya. Tunjukkan perbedaan kita! Kita mampu berprestasi, berkarya, menghasilkan sesuatu lebih di tengah kondisi apapun. Manfaatkan tantangan ini untuk membentuk pribadi yang tangguh, pribadi yang memiliki kemampuan bertahan yang hebat.

Bagi yang sedang apply abstrak, paper, dan sedang mengikuti lomba lainnya. Maka teruskanlah, berbuat dengan sebaik-baiknya. FMIPA tetap akan berprestasi apapun kondisinya, bukan hanya untuk ayahanda saja. Melainkan untuk dunia. Yang sedang menempuh masa ujian (UAS) berikhtiarlah dengan sebaik-baiknya ikhtiar. Partikel partikel yang bergerak lebih cepat akan menimbulkan potensi tumbukkan yang luar biasa besar sehingga mempercepat reaksi, reaksi yang akan menghasilkan produk kebaikan untuk kemaslahatan umat manusia. Kepedihan ini jadikalah pemicu untuk mempercepat gerak kita, memperkuat barisan kita, memperkokoh rasa kekeluargaan kita.

Kisah ini bukti bahwa Sang Maha Pencipta sangat menyanyangi kita. Sang pemilik kehidupan tahu, bahwa FMIPA mampu melewati ini semua dengan baik.

Semua elemen keluarga ini sedang berfikir keras hingga detik ini, berupaya menyusun strategi kebaikan untuk menanggulangi kepedihan ini. Kita di sini bisa bantu berfikir, bantu memberi semangat, bantu memanjatkan do’a baik setelah shalat wajib kita ataupun shalat sunnah kita yang lainnya. Yakinlah tidak ada usaha sekecil apapun yang tidak bermakna. Kerahkan apa yang kita bisa lakukan untuk fakultas ini.

Saat perkuliahan sudah aktif kembali paska libur beberapa hari ini. Datanglah ke rumah kita tercinta. Sapa semua elemen dengan senyuman ketangguhan. Yakinkan bahwa sudah tak ada lagi awan kesedihan. Perkencang sabuk kita, tingkatkan kecepatan laju kita.


Buktikan! Bahwa FMIPA BANGKIT, BANGKIT FMIPA!

Wassalamu'alaykum wr.wb

Serunya Oreo 110th Birthday Celebration Bareng Keluarga di Rumah

  Hal yang paling dirindukan dari seorang anak perempuan yang sudah berumah tangga adalah momen saat bisa kumpul bareng sama orangtua ters...